Sabtu, 24 Januari 2015

“ KRUYUK ”

Tittle : “kruyuk” (one-shot)
Author : Eba Anezawa
Fb/Twitter : Eba No Anezawa/ @anezawa
Genre : Romance, Little Comedy
Cast : Jung Hangbi (OC)
          Lee Donghae
          Cho Kyuhyun
          Shin Yukyu (OC)
 Rating : PG-17
 Length : One Shot



No Copast !
Ini ff  original dari pemikiran saya, jika ada kesamaan cerita atau bahkan jumlah pemain, itu di luar jangkauan saya. Typo juga berlarian kesana-kamari. Mianhae..kritik saran sangat saya harapkan ^^ dont be silent reader, just be my secret admir xD
cuusss..
 


Author POV

Tampak dari kejauhan seorang yeoja yang masih SMA duduk dengan manis di taman. Sesekali melirik jam tangan kotak pemberian orangtuanya. Wajahnya menunjukkan waktu yang dilaluinya untuk menunggu seorang namja. Yah, wajah yeoja manis itu cemberut dengan menggembungkan pipinya. Dia mencoba mencari-cari sosok namja berbadan tegap.
“hei, sedang apa kau disini?” Donghae duduk disamping yeoja yang bernama Jung Hangbi itu.
“ah, kau mengagetkanku saja ahjussi” sahut Hangbi tetap mempertahankan raut wajahnya.
“jangan panggil aku ahjussi! Kita tidak terpaut terlalu jauh! Panggil aku oppa!” seru Donghae gemas.

Hangbi hanya menggeleng. Donghae mendengus kesal, “apa susahnya? Kau mau permen? Atau kue? Aku berikan, asal kau panggil aku oppa untuk seterusnya”
“kau kira aku ini matre apa?” Hangbi menyunggingkan bibirnya.
“heh..dasar anak kecil” Donghae mengacak-ngacak rambut Hangbi.

“hei! Jangan begitu ahjussi! Aku kan mau bertemu dengan namja yang spesial! Kau membuatku seperti orang gila nanti!” Hangbi membetulkan tatanan rambutnya yang tergerai indah. 

“siapa namja spesial itu, hah?” Donghae mendekatkan pendengarannya ke bibir Hangbi.
“bukan urusanmu! Sana pergi kerja..” Hangbi mendorong tubuh Donghae.
“ehh..aku libur hari ini..” ujar Donghae mempertahankan duduknya. “ayo, makan ice cream bersamaku”
“tidak! Aku mau menunggu namja itu” seru Hangbi yang membuat Donghae sedikit kecewa.
“ya ya ya, aku pergi. Tapi jika dia tidak datang, hubungi aku yaa?” Donghae tersenyum manis.
Hangbi hanya diam.

 
Hangbi POV

Ahjussi itu akhirnya pergi. Sebenarnya aku sedikit menaruh hati padanya. Umur kami juga tidak terlalu jauh. Dia adalah sahabat baik dari sepupuku, Leeteuk oppa. Tapi aku menyukai namja lain. Namja yang sedikit lebih tua diatasku. Yah, Kyuhyun oppa. Dia adalah namja yang kusukai. Kini aku ditaman untuk menunggu kehadirannya. Kami sudah membuat janji sebelumnya. Tapi, nampaknya dia mungkin tengah bermain psp dengan khusyuk. Aku sudah mencoba menghubunginya. Tapi hape-nya di-non aktif-kan. Aku melihat jam, sudah hampir sore. Langit juga tampak mendung. Aku mendengus kesal.
 
Donghae POV



Aku mengaduk-aduk gelasku yang berisikan ice cream sampai bentuknya menjadi cairan encer. Memandang ke jendela yang sudah basah oleh titik titik hujan. Wajah yeoja itu terekam dalam ingatanku. Manis. Aku tersenyum sendiri.
“eh, kau jahat sekali Kyuhyun-ah..” suara seorang yeoja yang cukup keras dibelakangku membuyarkan lamunanku.
“haha, yah..nanti akan kubilang aku lupa janji-nya” suara namja itu terdengar begitu menyebalkan.

“memangnya Jung Hangbi tidak akan marah?”
Tunggu! Jung Hangbi? Aku mendengarkan dengan seksama.
“tidak akan..dia begitu menyukaiku dengan sepenuh hati. Lagipula aku lebih memilihmu, Shin Yukyu..”
Aku tersontak. Jangan-jangan, namja ini yang Hangbi tunggu. Namja sialan seperti dia tidak akan kubiarkan mendekati Hangbi.


Author POV
 
Donghae membalik badan. Melihat wajah Kyuhyun dengan penuh amarah. Donghae menarik kerah kemeja namja itu dan berkata dengan keras di depan muka Kyuhyun, “KAU SAMA SEKALI TIDAK PANTAS MENGENAL HANGBI”
Kemudian dia pergi menuju mobilnya. Di kemudikannya mobil merah itu menuju taman. Dalam waktu 10 menit, Donghae sampai. Tampak seorang yeoja yang duduk di kursi taman dalam guyuran hujan yang cukup deras. Donghae berlari ke yeoja itu. Hangbi.
“ayo ke tempatku!” seru Donghae.

“tidak..aku menunggu..ha..ha..hatsuuuu” Hangbi terkena flu “haah”
“kau sakit. Dia tidak akan datang. Ayo ikut aku” Donghae menarik tangan dingin Hangbi. Namun yeoja itu meronta keras.
“tidakk!!”
“Kyuhyun yang kau tunggu itu sekarang sedang berdua-duaan dengan seorang yeoja bernama Shin Yukyu!”
Hangbi menatap Donghae kaget, “Shin..Yukyu..? Yukyu eonni?”
“ayo kita pergi..” Donghae menarik Hangbi yang sudah lemas.
 
@Donghae’s apartement


“keringkan rambutmu. Aku sudah menelpon Leeteuk hyung bahwa kau akan menginap disini” ujar Donghae yang meletakkan handuk putih bersih di atas kepala Hangbi.
“eh?!” Hangbi tersontak “kenapa harus menginap? Kau tidak mau mengantarku pulang?”
“hujan diluar deras. Lagipula wajahmu pucat..”
Hangbi menunduk. Mengeringkan rambutnya yang basah.
“babo!” seru Donghae.
“apa? Apa kau bilang?”
Donghae berjalan dan duduk di depannya. “kau babo!”
“jangan mengataiku begitu ahjussi jelek!”
“kau babo mau menunggunya..” suara Donghae melemah “kau benar-benar babo..”
“sudah..aku tidak mau membahasnya lagi..” Hangbi menunduk

“jika..” Donghae memegang dagu Hangbi, menghadapkan wajah yeoja itu dekat dengan wajahnya “aku membuat janji denganmu, apakah kau juga akan menungguku seperti tadi?”
“ka..kau..bicara apa, ahjussi?” wajah Hangbi merah.
“aku menyukaimu Jung Hangbi..saranghae..jeongmal..”
“oppa..kau bicara apa?” tanpa sadar Hangbi memanggil Donghae, oppa.
Donghae tersenyum..
Dia mendekatkan wajahnya pada yeoja yang mukanya makin merah. Hangbi meremas handuk yang dipegangnya. Memejamkan matanya.
“oppa..aku..” Hangbi tetap menutup matanya.
“sebentar saja..” hembusan nafas Donghae terasa diwajahnya.
Perlahan, Donghae menempelkan bibirnya pada bibir yeoja itu. Menciumnya dengan lembut. Melumatnya perlahan.

1 detik..

2 detik..

3 detik..

“KRUYUKKK” sebuah suara merdu tiba-tiba muncul.
Donghae spontan menghentikan ciumannya.
“eh, suara apa itu?”
“eh.. oppa, itu suara perutku..” Hangbi menggigit bagian bawah bibirnya “aku lapar..”
“yaaaaak! Jung Hangbi! Kau merusak ciuman sempurnaku”
“ehhh..kenapa kau menyalahkanku?!”
“Kauuu!”
“eh, apa yang akan kau lakukan?!”
“kemari kau!!”
“ahhh!! Leeteuk oppa, tolong aku!!”
“kau tidak akan bisa lepas lagi!”
“pergi kau ahjussi genit!”
“jangan panggil aku ahjussi!!”
“gyaaaa!!! Oppaaaaa!!!”

 
^END^
Kritik Saran silahkaan ~





Tidak ada komentar:

Posting Komentar